Image of Terapi Komplementer Pelayanan Kebidanan Berdasarkan Bukti Scientific Dan Empiris

Text

Terapi Komplementer Pelayanan Kebidanan Berdasarkan Bukti Scientific Dan Empiris



Terapi komplementer sudah dikenal sejak zaman dahulu oleh nenek moyang bangsa Indonesia, namun seiring berkembangnya dunia kedokteran masyarakat banyak yang beralih ke pengobatan konvensional. Pengobatan dengan konvensional biasanya menggunakan obat-obatan kimia untuk mengatasi penyakit dan gangguan kesehatan. Beberapa masalah yang timbul dari pengobatan konvensional antaralain biaya obat yang cukup tinggi dan adanya efek samping karena obat berasal dari bahan kimia. Dari permasalahan tersebut mulai tahun 2002 masyarakat mulai kembali melirik terapi komplementer. Terapi komplementer adalah cara penanggulangan penyakit yang dilakukan sebagai pendukung pengobatan medis konvensional atau sebagai pengobatan pilihan lain diluar pengobatan medis yang konvensional. Prinsip dari terapi komplementer adalah terapi yang diberikan sebagai pelengkap dari standar asuhan pelayanan kebidanan yang berlaku. Menurut WHO terapi komplementer adalah pengobatan non konvensional yang bukan berasal dari Negara yang bersangkutan. Istilah pengobatan komplementer atau pengobatan alternatif mengacu pada satu set luas praktik pelayanan kesehatan yang bukan merupakan bagian dari tradisi Negara itu sendiri. Misalnya saja di Indonesia Jamu itu menjadi tradisi, sehingga bukan menjadi terapi komplementer melainkan masuk dalam pengobatan tradisional. Pengobatan tradisional adalah pengobatan yang sudah ada sejak zaman dahulu digunakan dan di turunkan secara turun temurun pada suatu Negara. Buku ini membahas tentang terapi komplementer dalam siklus kehidupan yang diaplikasikan pada remaja, ibu hamil, bersalin, nifas dan menyusui, bayi dan balita serta wanita menopause. Buku ini didasari pada pengalaman empiris maupun dari hasil pengembangan ilmu pengetahuan atau scientific. Buku ini terdiri dari 6 Bab. Pada Bab 1 dipaparkan mengenai pengantar komplementer terapi dalam praktik kebidanan. Pada Bab 2 dan 3 dipaparkan mengenai komplementer pada kehamilan dan komplementer pada persalinan. Pada Bab 4 dan 5 dipaparkan mengenai komplementer pada menopause dan komplementer pada bayi dan balita


Ketersediaan

KDRWIDTKPK1KEB.01031-1 618.2 WID t 1-PPERPUSTAKAAN PRODI KEBIDANAN KEDIRI (1-P)Tersedia
KDRWIDTKPK2KEB.01031-2 618.2 WID t 1-PPERPUSTAKAAN PRODI KEBIDANAN KEDIRI (1-P)Tersedia
KDRWIDTKPK3KEB.01031-3 618.2 WID t 1-PPERPUSTAKAAN PRODI KEBIDANAN KEDIRI (1-P)Tersedia
KDRWIDTKPK4KEB.01031-4 618.2 WID t 1-PPERPUSTAKAAN PRODI KEBIDANAN KEDIRI (1-P)Tersedia
KDRWIDTKPK5KEB.01031-5 618.2 WID t 1-PPERPUSTAKAAN PRODI KEBIDANAN KEDIRI (1-P)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
KEB.01031
Penerbit Deepublish : Yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
viii, 144 hlm.; 12.1 x 17.1 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-209-902-9
Klasifikasi
618.2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this