<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3713">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Faktor Yang Berisiko Terhadap Kejadian Abortus Di Rumah Sakit Aura Syifa Kabupaten Kediri Tahun 2017</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Pratiwi, Inten</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Kediri</placeTerm>
   <publisher>Poltekkes Kemenkes Malang - Prodi Kebidanan Kediri</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">SKRIPSI</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Pratiwi, Inten, 2018. Analisis Faktor Yang Berisiko Terhadap Kejadian Abortus di Rumah Sakit Aura Syifa Kabupaten Kediri Tahun 2017. &#13;
&#13;
Abortus merupakan salah komplikasi kehamilan yang dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya kematian ibu. Pada tahun 2017 tercatat ada 1.387 komplikasi maternal di Kabupaten Kediri dimana abortus menjadi penyebab tertinggi yaitu sebanyak 532 kejadian atau 38,35 % dan di Rumah Sakit Aura Syifa terdapat kejadian abortus sebanyak 0,02 % dari total ibu hamil normal yang berjumlah 3.056. Metode penelitian ini menggunakan rancangan case control dengan pendekatan retrospektif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 kasus dan 56 kontrol. Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan fixed disease sampling dan teknik simple random sampling. Hasil analisis bevariate menggunakan chi square ada hubungan (ρ &lt; 0,05) antara usia, paritas, jarakkehamilan,danpekerjaandengankejadianabortus. Usia(ρ value = 0,007),nilaiOR= 3,154, paritas (ρ value = 0,024), nilaiOR= 2,851, jarak kehamilan (ρ value = 0,038), nilaiOR= 2,391, pekerjaan (ρ value = 0,035), nilai OR= 2,464. Tidak ada hubungan antara riwayat abortus (ρ value = 0,198), nilaiOR= 2,273. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor dominan yang berisiko terhadap kejadian abortus adalah usia dengan ρ value = 0,003 dan 3,674 kali berisiko mengalami abortus. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, hendaknya menjadi bahan masukan bagi tenaga kesehatan untuk melakukan screening kejadian abortus.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Abortus, usia, paritas, riwayat abortus, jarak kehamilan, pekerjaan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi D4 Alih Jenjang</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Intranatal Care (INC) - Ibu Bersalin</topic>
 </subject>
 <classification>618.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN PRODI KEBIDANAN KEDIRI POLTEKKES KEMENKES MALANG - PRODI KEBIDANAN KEDIRI</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKRD4A.0060</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SKRD4AP17321175036</numerationAndChronology>
    <sublocation>PERPUSTAKAAN PRODI KEBIDANAN KEDIRI (Rak Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>SKRD4A.0060-1 618.2 Pra a Rak-Sripsi</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover-Inten.png.png</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3713</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-19 13:49:30</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-15 13:59:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>